Dampak Negatif situs bermuatan porno

Tobatlah Nonton JAV! Inilah 6 Dampak Buruk dari Konten Pornografi! Dampak negatif situs dewasa untuk anak dan remaja Awas gan.. Dampak Negatif Menonton Film P*rno Efek Negatif dan Cara Menghilangkan Kebiasaan Nonton Video Porno
Hay Sobat Blusukan, kali ini blog blusukan akan berbagi artikel tentang Dampak negatif situs dewasa untuk anak dan remaja. Akhir-akhir ini yang selalu kita saksikan di televisi bukan sekedar informasi tentang politik dan pemilu, yang membuat tercengang kita adalah tentang maraknya kejahatan.
Latar belakang pelaku kejahatan beraneka ragam, dari selingkuh, masalah uang dan depresi dalam pekerjaan, tapi kebanyakan pelaku didasari oleh nafsu. Nafsu yang tidak terkontrol akan membuat si pelaku semakin brutal. Pengendalian nafsu dan kurangnya pengetahuan tentang sex membuat pelaku kehilangan kendali. Masalah tersebut berawal dari masa kecil mereka yang kurang kasih sayang atau latar belakang lingkungan.
Untuk mengatasi hal tersebut, kita sebagai orang tua atau lebih tua dari mereka harus memberikan pemahaman hukum agar mereka tidak akan berbuat keji dikemudian hari. Untuk para blogger seperti kita juga harus ikut berpartisipasi menanggulangi masalah tersebut. Kita juga bagian dari mereka tidak ada salahnya bila kita mencoba dari hal yang terkecil.
Untuk blogger atau pemilik warnet, share artikel tentang cara blog situs-situs dewasa yang sekarang bebas ketika kita browsing di internet. Ada sebagian warnet yang sengaja membuka DNS Server mereka agar pelanggan leluasa membuka situs porno, dengan alasan agar pengunjung betah berlama-lama duduk dibilik warnet mereka, akan tetapi mereka tidak memikirkan hal terburuk yang terjadi setelah mereka membuka situs porno tersebut.
Efek dari memonton situs dewasa bisa disimpulkan sebagi berikut :
  1. Kecerdasan anak menurun karena yang ada didalam otak mereka adalah se*
  2. Kecanduan menonton film p*rn* mengakibatkan kemalasan mereka dalam belajar
  3. Cenderung melakukan hal yang sama seperti yang ada didalam film p*rn* ketika dewasa
  4. Malas beraktifitas karena mencari pelampiasan nafsu
Sahabat blusukan, mencegah lebih baik dari pada mengobati, pepatah demikian memang benar bila kita peduli pada generasi kita mendatang. Anak-anak dan remaja memiliki rasa ingin tahu yang besar, bila kita bisa mengarahkan mereka kedalam hal yang positif maka negara kita akan menjadi negara yang berimtaq.


Artikel Terkait


Home